Ini Pernyataan Tim Hukum Forum Indonesia Jaya Terkait Sikap Politik Lieus Sungkharisma Mengatas-namakan Komunitas Tionghoa

0
90

Jakarta- Ini pernyataan sikap yang dibacakan tim hukum Forum Indonesia Jaya yang mewakili Masyarakat Indonesia etnis Tionghoa bertempat di Hotel Grand Cempaka, Ruang Semanggi II ( dua ), jalan R. Soeparpto ( Cempaka Putih) Jakarta Pusat, Jakarta ,Senin,(4/6). sebagai berikut :

1 . Kami Masyarakat Indonesia etnis Tionghoa terbentang dari Sabang sampai Papua tidak pernah memberi mandate dan mengutus saudara untuk mewakili kami (Masyarakat Indonesia Etnis tionghoa) membuat pemyataan sebagaimana telah saudara sampaikan tersebut.

2. Kami Masyarakat Indonesia etis Tionghoa yang terbentang dari Sabang sampai Papua menolak dan sangat keberatan atas isi pernyataan sikap politik saudara yang seolah oIah mewakili komunitas etnis Tionghoa untuk Kepentingan Potitik pribadi saudara (unsure SARA)

3. Bahwa pemyataan saudara yang mengatasnamakan Komunitas Tionghoa telah sangat merugikan kami Warga Negara Indonesia etnis Tionghoa baik secara MoraI, Sosial maupun Politik karena telah menimbulkan keresahan dan berpotensi menimbulkan perpe’cahan antara Warga Negara Indonesia khususnya yang bermacam macam Suku, Agama dan ras.

4. Bahwa yang perlu saudara ketahui masyarakata Warga Negara Indonesia stnis Tionghoa dimanupun berada, dalam hal piIihan politik mempunyai hak/porsi yang sama yaitu menganut prinsip (Luber) Langsung, Umum Bebas dan Rahasia/ artinya hak politik itu ada di bilik suara bukan diumbar -umbar dengan kalimat Provokatif

Atas keadaan tersebut maka kami ( Kuasa Hukum ) Masyarakat Indonesia Tionghoa dengan ini mengingatkan (somasie) kepada saudara agar dalam waktu 2 X 24 jam, sejak diterimanya surat kami ini agar saudara segera melakukan ;

1. Menyampaikan Permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia Tionghoa’ dan mayarakat Indonesia umumnya, bahwa pemyataan saudara tersebut tidak mewakili masyarakat Indonesia Tionghoa dari sabang hingga Papua.

2. Menyatakan bahwa saudara dan KeIompok saudara untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama dI kemudian hari, tanpa terkecuali bentuk-bentuk apapun sepanjang keterkaitan yang mengatasnamakan komunitas etnis Tionghoa.

3. Bahwa pernyataan permohonan maaf tersebut harus dimuat dalam 2 surat kabar harian nasionaI yaitu koran Kompas dan Pembaharuan atau Koran Sindo serta media masa Iainnya.

4. Bahwa jika saudara tidak mengindahkan maksud surat peringatan kami ini, maka kami segera akan menuntut saudara secara hukum baik secara pidana ataupun perdata.

Hadir dalam press conference kuasa dari Masyarakat Etnis Tionghoa Indonesia : C. Suhadi SH MH. ,Intan Kunang SH MH. ,Bobby Worotijan SH MH.,Petrus Selestinus SH. ,Agus Sujoko SH.Sutan Siagian SH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here